Kembali
Ikuti Google News
Mode hapus aktif. Klik paragraf, foto, judul, tabel, atau bagian lain yang tidak ingin masuk PDF.
JurnalPost.com

Meriahkan 1 Muharam, Kolaborasi Mahasiswa Posko 67 dan 68 Gelar Pawai Obor di Dusun Eka Jaya

Tim Editor: Redaksi · Tanggal: 8 Juli 2024

JurnalPost.com – Mahasiswa Kukerta Posko 68 UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi ikut berpartisipasi menyukseskan kegiatan tahun baru Islam 1446 Hijriah di Dusun Eka Jaya, Kelurahan Rantau Indah, Kecamatan Tanjung Jabung Timur.

Kehadiran mahasiswa Kukerta Posko 67 dan 68 memberikan semangat baru dan dukungan moral bagi masyarakat setempat, yang sangat mengapresiasi kontribusi dari mahasiswa Kukerta Posko 68 UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi. Partisipasi aktif mahasiswa ini menunjukkan kepedulian mereka terhadap pelestarian tradisi dan budaya Islam di Dusun Eka Jaya, serta mempererat hubungan antara UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi dan masyarakat Dusun Eka Jaya.

Perayaan tahun baru Hijriah di Dusun Eka Jaya diselenggarakan dari ba’da Magrib dengan diawali pembacaan Barzanji serta diiringi oleh Grup Kompangan Misbahul Qolbidi Masjid Da’watul Muttaqin. Setelah pembacaan Barzanji, warga Dusun Eka Jaya melakukan makan bersama dan kemudian salat Isya berjemaah yang dilanjutkan dengan pawai obor.

Tokoh agama (Samsul Hadi) yang kerap disapa Pak Cik menyatakan bahwa:

“Perayaan tahun baru Hijriah merupakan tradisi tahunan yang selalu dinantikan oleh warga Dusun Eka Jaya. Setiap tahun, perayaan ini dimulai dengan salat Magrib berjemaah yang diikuti oleh seluruh warga, menciptakan suasana kekeluargaan dan kebersamaan yang erat. Setelah salat Magrib, acara dilanjutkan dengan pembacaan Barzanji, yang biasanya diiringi oleh Grup Kompangan Misbahul Qolbi. Pembacaan Barzanji ini tidak hanya menjadi momen spiritual, tetapi juga sarana untuk melestarikan tradisi keagamaan yang telah turun-temurun diwariskan”. 

Puncak dari perayaan adalah pawai obor yang selalu dinantikan oleh semua peserta. Menariknya, kegiatan pawai obor pada zaman dahulu  di Dusun Eka Jaya menyebutnya “Puter Gelang”. Kegiatan Puter Gelang dulunya dilakukan dengan membaca doa-doa dan lainnya dengan mengelilingi kampung. Namun,  saat ini perayaan tahun Baru Islam memiliki nuansa yang berbeda di mana warga mengelilingi kampung dengan membawa Obor serta melantunkan sholawat dengan harapan Dusun Eka Jaya terhindar dari mara bahaya dan menjadi dusun yang Baldatun Toyyibatun.

Pawai obor ini melibatkan seluruh lapisan masyarakat, dari anak-anak hingga orang tua, yang dengan penuh semangat membawa obor dan berjalan mengelilingi dusun. Pawai ini tidak hanya menjadi simbol penerangan dalam kegelapan, tetapi juga mencerminkan harapan dan doa untuk tahun yang baru.

Samsul Hadi (Pak Cik) menekankan bahwa melalui perayaan ini, warga Dusun Eka Jaya tidak hanya merayakan pergantian tahun dalam kalender Islam, tetapi juga memperkuat ikatan sosial dan nilai-nilai keagamaan di Dusun Eka Jaya. Dengan melaksanakan perayaan tahun Baru Hijriyah, Dusun Eka Jaya Khususnya juga harus punya semangat baru baik dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, terutama semangat dalam melaksanakan perintah Allah Agar dusun kita tetap terjaga dalam Perlindungan Allah.

Ahmad Setia Budiman Ketua Karang Taruna Dusun Eka Jaya :

Pawai obor ini merupakan kegiatan rutin yang diadakan setiap menyambut tahun baru Hijiriah. Terima kasih kepada posko 68 dan 67 yang sudah membantu meramaikan dan mempersiapkan obor pada malam hari ini.

Perayaan penyambutan Tahun Baru Hijriyah di Dusun Eka Jaya berjalan dengan sukses dan penuh semangat. Kegiatan ini melibatkan seluruh lapisan masyarakat, mulai dari anak-anak, pemuda-pemudi, hingga orang tua. Mereka semua turut serta dalam pawai obor yang diadakan untuk merayakan tahun baru Islam ini. Suasana pawai dipenuhi dengan antusiasme dan kebersamaan, memperlihatkan semangat gotong royong yang kuat di kalangan warga.

Tidak hanya masyarakat umum yang berpartisipasi, tetapi juga para tokoh penting dari Dusun Eka Jaya. Tercatat hadir dalam kegiatan ini antara lain Tua Tengganai Dusun Eka Jaya, tokoh agama, dan tokoh masyarakat setempat. Selain itu, Ketua RW 06 dan Ketua RT dari beberapa wilayah, yakni RT 31, 32, 33, 34, 35, dan 36, juga turut serta dalam pawai obor ini. Secara keseluruhan, jumlah peserta pawai mencapai 150 orang, yang semuanya bersemangat membawa obor sambil berkeliling dusun, menciptakan pemandangan yang indah dan penuh makna spiritual.

Kegiatan pawai obor ini tidak hanya sekadar perayaan, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan dan solidaritas di antara warga Dusun Eka Jaya. Momen ini memberikan kesempatan bagi seluruh warga untuk berkumpul dan merayakan tahun baru Islam dengan cara yang bermakna dan penuh kekhidmatan.

Kehadiran para tokoh masyarakat dan partisipasi aktif dari berbagai kalangan menunjukkan betapa kuatnya rasa kebersamaan dan kekeluargaan di Dusun Eka Jaya. Perayaan ini menjadi contoh nyata bagaimana tradisi dan nilai-nilai agama dapat mempererat tali persaudaraan di antara warga.

Oleh: Fina Badriyah

Ikuti kabar terbaru JurnalPost di Google News

Dapatkan update berita JurnalPost langsung dari etalase Google Berita.

📰 Ikuti JurnalPost di Google News
https://news.google.com/publications/CAAqKQgKIiNDQklTRkFnTWFoQUtEbXAxY201aGJIQnZjM1F1WTI5dEtBQVAB?ceid=ID
Sumber artikel: https://jurnalpost.com/edu/meriahkan-1-muharam-kolaborasi-mahasiswa-posko-67-dan-68-gelar-pawai-obor-di-dusun-eka-jaya/130/
Dicetak dari JurnalPost.com pada 07 November 2026 09:11.