
JurnalPost.com – Program Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) merupakan sebuah program yang wajib dilakukan oleh semua Mahasiswa yang sedang aktif dalam Universitas tersebut. Program ini mencakup berbagai kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan mereka dan memberikan kontribusi terhadap masyarakat. Kegiatan pengabdian ini dilakukan oleh kelompok 64 gelombang 09 mulai tanggal Rabu 18 Juli 2024. Salah satu bentuk kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa ini bertujuan untuk meningkatkan minat anak-anak untuk mengikuti Taman Pendidikan Al-Quran di sekitar tempat tinggal mereka. Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) ini adalah untuk mengaplikasikan Hilirisasi hasil Penelitian Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).
Beranggotakan 5 orang mahasiswa yaitu Surya Anggara Rahmadhani, Hilfa Fadhillah, Noval Abrar, Stevia Adrinatasya, Muhammad Syayyid Qutub yang berasal dari Fakultas Agama Islam serta di bimbing oleh Bapak Abdus Salam S.Sos., M.Si. selaku dosen pembimbing lapangan (DPL). Taman Pendidikan Al-Quran merupakan suatu wadah untuk anak-anak untuk mendalami ilmu agama serta tempat anak-anak belajar mengaji yang sudah ada sejak jaman dahulu, perkembangan zaman dan teknologi memiliki pengaruh yang sengnifikan sehingga mengurangi minat anak-anak untuk mengikuti TPQ yang ada di sekitar tempat tinggal mereka, di karenakan budaya dan sistem yang di terapakan pada zaman sekarang ini masih mengikuti budaya dan sitem TPQ pada zaman dahulu yang sudah tidak relefan untuk di terapkan pada era sekarang ini. Maka dari itu di perlukan sebuah pembaharuan.
Kami berusaha menemukan sebuah inovasi untuk meningkatkan kembali minat anak-anak untuk mengikuti TPQ yang ada disekitar tempat tinggal mereka khususnya pada dusun Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang tepatnya di TPQ Masjid Al-Azhar dengan cara melakukan pendekatan dengan motode problem solving dan kami menawarkan beberapa motede untuk pembelajaran agar bisa membaca Al-Quran dengan baik dan benar seperti Tilawati, ummi, qur’ana, yanbu’a dan iqro, kemudian kami melakukan pendekatan secara individual terhadap masing-masing anak dengan cara pengelompokan sesuai kemampuan masing-masing anak dan metode pembelajaran yang di pilih masing-masing anak agar mempermudah kami memahami karekter anak-anak yang ada di sana.
Setelah itu barulah kita melakukan kegiatan pembelajaran secara bertahap tak lupa kami membagikan sebuah kartu prestasi sebagai bahan mengevaluasi pemahaman anak-anak mengenai tajwid serta bacaan iqro dan al-quran dan diselingi permainan serta pemberian hadiah-hadiah sebagai bentuk apresiasi atas keantusiasan anak-anak TPQ Masjid Al-Azhar dalam mengikuti pembelajaran serta di selingi kegiatan hafalan surah-surah pendek, doa-doa harian, pelatihan mengumandangkan azan dan iqomah, pelatihan wudhu, hafalan bacaan sholat, pelatihan praktik gerakan sholat, sehingga kembali menarik minat anak-anak untuk mengikuti kegiatan TPQ di Masjid AL-Azhar.