
Jakarta, JurnalPost.com – Himpunan Mahasiswa Hubungan Masyarakat Vokasi Universitas Indonesia menunjukkan komitmennya terhadap masyarakat melalui acara PRESENT X PREFER 2024 di Panti Sosial Tunanetra Bina Cahaya Bathin (28 September 2024). Dengan tema ‘Trash to Treasure’, acara ini fokus pada pengolahan sampah menjadi barang yang bernilai.
Anak-anak tuna wicara dan tuna rungu dilibatkan aktif dalam menjaga lingkungan sekitar. Mereka diberikan pemahaman dasar tentang jenis-jenis sampah, termasuk organik (basah dan kering), anorganik, serta bahan berbahaya dan beracun (B3). Materi disampaikan dengan pendekatan emosional, menggunakan bahasa isyarat dan alat bantu visual untuk memudahkan pemahaman. Narasumber juga mengajak anak-anak bermain mengelompokkan sampah berdasarkan jenisnya: organik, non-organik, dan anorganik.
Dalam sesi special activities, anak-anak berkreasi dengan mengubah botol minuman bekas menjadi tempat pensil yang unik. Sesi ini berlangsung interaktif, menciptakan suasana ceria dan bersemangat.
Pak Husein, juru BISINDO dan pengurus panti, mengungkapkan kebahagiaannya melihat anak-anak yang kini lebih memahami pengelolaan sampah. Mereka belajar bahwa sampah dapat didaur ulang menjadi sesuatu yang berharga, yang mendorong mereka untuk peduli dalam menjaga dan melestarikan lingkungan, terutama di tengah tantangan pemanasan global. Ia berharap inisiatif pemberdayaan ini dapat berlanjut dengan inovasi baru di masa mendatang.
Evan Abdul Azizi, Project Officer acara, menambahkan, “Rangkaian acara PRESENT X PREFER dalam bentuk workshop dengan tema ‘Trash to Treasure’ berisikan materi Reduce, Reuse, Recycle. Kita semua mendapatkan wawasan berharga, terutama bagi anak-anak tuna rungu dan wicara. Materi tentang kesadaran lingkungan melalui prinsip 3R sangat mudah dipahami dan menarik. Media visual dan interaktif membuat pesan lebih jelas, dan saya merasa anak-anak sangat antusias berpartisipasi. Saya berharap 3R dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari anak-anak Panti Sosial Tuna Rungu dan Wicara.”
Dengan kegiatan ini, Himpunan Mahasiswa Hubungan Masyarakat Universitas Indonesia berkomitmen untuk aktif meningkatkan kesadaran lingkungan dan memberdayakan kelompok difabel.