
JurnalPost.com – Dosen Universitas Samudra (UNSAM) menggelar Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM). Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Samudra (UNSAM) menggelar penyuluhan kepada siswa-siswi SMP Negeri 2 Lokop mengenai penyadartahuan konservasi habitat satwa liar melalui media animasi berbasis android di Area Kawasan Ekosistem Leuser Kecamatan Serbajadi Kabupaten Aceh Timur, Sabtu (24/8/2024)
Kegiatan PKM ini diketua oleh Fahmy Armanda, S.Pd., M.Pd yang merupakan dosen Pendidikan Biologi Unsam dengan anggota Fazrina Saumi, S.Pd., M.Pd yang merupakan dosen Matematika Unsam dan Kartika Aprilia Putri, S.Pd., M.Si dosen Biologi Unsam.
Kegiatan dimulai dengan kata sambutan dari wakil kepala sekolah SMP Negeri 2 Lokop Bapak Abdul Mutalib MH, S.Pd. Dalam Sambutannya Wakil kepala sekolah sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh Dosen yang dibantu Mahasiswa Unsam tersebut, Wakil kepala sekolah juga berharap agar media pembelajaran berbasis android tersebut dapat meningkatkan semangat belajar peserta didik dan kesadartahuan dini peserta didik terhadap pentingnya konservasi habitat satwa liar sehingga dapat menjadi usaha preventif dalam menanggulangi konflik antara manusia dan satwa liar yang selama ini terjadi di Lokop sebagai bagian dari Kawasan Ekosistem Leuser.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penjelasan mengenai tujuan kegiatan dan pentingnya konservasi satwa liar oleh Ketua Tim Pengabdian oleh Fahmy Armanda. Selanjutnya, peserta diperkenalkan dengan aplikasi animasi berbasis android yang dirancang untuk memberikan informasi edukatif mengenai habitat satwa liar yang ada di kawasan ekosistem leuser. Melalui media animasi, peserta didik dapat belajar tentang berbagai spesies satwa liar, tantangan yang dihadapi dalam konservasi, dan langkah-langkah yang dapat mereka lakukan untuk membantu pelestarian habitat.

Ketua Tim PKM, Fahmy Armanda, S.Pd., M.Pd kepada….. menjelaskan, “ bahwa video animasi yang dibuat berbasis android diharapkan dapat meningkatkan penyadartahuan konservasi habitat satwa liar kepada siswa-siswi di SMPN 2 Lokop dan video animasi yang dibuat juga memudahkan guru dalam menyampaikan informasi khususnya untuk materi ekosistem yang lebih bersifat kontekstual dikarenakan materi yang diambil mengenai permasalah yang sedang terjadi khususnya di kawasan ekosistem leuser kecamatan serbajadi kabupaten aceh timur”.
“Kegiatan ini berjalan dengan lancar dan mendapat antusiasme yang tinggi dari peserta didik. Banyak siswa-siswi yang menunjukan ketertarikan dan keinginan untuk lebih memahami serta terlibat dalam usaha konservasi”. “Selanjutnya melalui media animasi, peserta didik dapat belajar tentang berbagai spesies satwa liar, tangtangan yang dihadapi dalam konservasi, dan langkah-langkah yang dapat mereka lakukan untuk membantu pelestarian habitat satwa”.