Kembali
Ikuti Google News
Mode hapus aktif. Klik paragraf, foto, judul, tabel, atau bagian lain yang tidak ingin masuk PDF.
JurnalPost.com

Dosen Universitas Samudra Berdayakan Perempuan Desa Tanjung Neraca Melalui Pembudidayaan Teh Herbal

Tim Editor: Redaksi · Tanggal: 26 Agustus 2024

JurnalPost.com – Dosen Universitas Samudra berikan pelatihan pembudidayaan dan diversifikasi produk teh herbal menggunakan daun kelor dan daun stevia untuk mencegah penyakit diabetes dan obesitas.

Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat, serta memberdayakan kaum perempuan di desa, Dosen Universitas Samudra yang terdiri dari Fitriani, M.Sc, Beni Al Fajar M.Sc dan Rahmatul Fajri M.Si memberikan sebuah program inovatif yang telah digulirkan di Desa Tanjung Neraca.

Program ini fokus pada pembudidayaan dan diversifikasi produk teh herbal menggunakan daun kelor dan daun stevia, yang ditujukan untuk mencegah penyakit diabetes dan obesitas.

Inisiatif ini melibatkan ibu-ibu PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga) setempat dalam sebuah program pelatihan yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan mereka dalam budidaya tanaman herbal dan pembuatan produk teh.

Menurut Fitriani, M.Sc Teh herbal dari daun kelor dan daun stevia dipilih karena manfaat kesehatan yang terbukti, termasuk kemampuan untuk membantu mengontrol kadar gula darah dan mendukung manajemen berat badan yang sehat.

Pelatihan ini, dilaksanakan selama 2 hari, mencakup berbagai aspek mulai dari teknik budidaya tanaman kelor dan stevia, cara pemrosesan daun, hingga pembuatan produk teh yang berkualitas tinggi. Peserta pelatihan juga diajarkan tentang manfaat kesehatan teh herbal tersebut dan bagaimana cara mengintegrasikannya ke dalam pola makan sehari-hari.

Kepala Desa Tanjung Neraca, Tgk M. Ramli, menyatakan, “Program ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat desa, tetapi juga untuk memberikan peluang ekonomi baru bagi ibu-ibu PKK. Dengan memproduksi dan memasarkan teh herbal, mereka dapat menambah penghasilan keluarga dan memperbaiki taraf hidup mereka.”

Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk dinas kesehatan setempat dan ahli gizi yang memberikan pemahaman mendalam tentang manfaat kesehatan dari daun kelor dan stevia. Kedua tanaman ini dikenal karena kandungan nutrisinya yang tinggi dan manfaatnya dalam mengontrol kadar gula darah serta menurunkan risiko obesitas.

Selain pelatihan, ibu-ibu PKK juga diberikan akses ke bibit berkualitas dan peralatan untuk budidaya dan produksi teh. Program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kesadaran tentang pentingnya gaya hidup sehat, tetapi juga memperkuat kemandirian ekonomi bagi ibu-ibu PKK melalui usaha yang mereka kelola sendiri.

Dengan adanya program pemberdayaan ini, Desa Tanjung Neraca diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam upaya mempromosikan kesehatan dan kesejahteraan melalui pendekatan yang holistik dan berkelanjutan. Keberhasilan program ini akan menjadi langkah awal yang positif menuju masa depan yang lebih sehat dan mandiri bagi masyarakat desa.

Ikuti kabar terbaru JurnalPost di Google News

Dapatkan update berita JurnalPost langsung dari etalase Google Berita.

📰 Ikuti JurnalPost di Google News
https://news.google.com/publications/CAAqKQgKIiNDQklTRkFnTWFoQUtEbXAxY201aGJIQnZjM1F1WTI5dEtBQVAB?ceid=ID
Sumber artikel: https://jurnalpost.com/edu/dosen-universitas-samudra-berdayakan-perempuan-desa-tanjung-neraca-melalui-pembudidayaan-teh-herbal/1481/
Dicetak dari JurnalPost.com pada 07 November 2026 12:01.