Sragen, Jawa Tengah, JurnalPost.com (8/8) – Stunting merupakan masalah tumbuh kembang anak yang ditandai dengan tinggi anak di bawah standar. Masalah tumbuh kembang ini disebabkan oleh kekurangan gizi dalam jangka panjang. Selain itu, stunting juga disebabkan oleh malnutrisi yang dialami ibu saat hamil. Stunting masih menjadi isu yang mendapatkan perhatian khusus dari semua pihak. Hal ini karena angka stunting di Indonesia masih sangat tinggi, yaitu sebanyak 21,6% atau satu dari lima anak di Indonesia mengalami stunting. Di Desa Pare Kecamatan Mondokan Kabupaten Sragen, 60 dari 258 balita di bawah lima tahun mengalami stunting. Angka ini masih tergolong tinggi dan di atas target pengentasan stunting nasional yaitu sebanyak 14%.
Dalam upaya memerangi stunting pada balita, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Psikologi Universitas Diponegoro (UNDIP) mengembangkan aplikasi inovatif yang dinamai “LANGKAH”. LANGKAH dirancang untuk menjadi aplikasi yang dapat membantu orang tua dalam memantau tumbuh kembang anaknya secara fisik dan psikologis. Selain itu, LANGKAH juga memberikan artikel edukasi terkait tumbuh kembang anak dan memberikan informasi menu makanan bergizi untuk balita.

“Upaya pengentasan stunting yang inovatif sangat perlu dilakukan agar anak-anak di Indonesia dapat tumbuh dan berkembang secara maksimal,” ujar Eli, salah satu Mahasiswa KKN UNDIP.
Pelatihan penggunaan aplikasi LANGKAH diberikan kepada ibu-ibu hamil, ibu yang memiliki anak balita, dan kader posyandu di Desa Pare. Pelatihan dilaksanakan pada hari Sabtu, 20 Juli 2024 di Posyandu Anggrek Bulan yang bertempat di Rumah salah Kader Posyandu RT 13 Desa Pare. Program ini dilaksanakan bersamaan dengan adanya kegiatan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi anak-anak stunting di Desa Pare.

LANGKAH dapat diakses melalui https://www.langkahkembang.com/home. Aplikasi LANGKAH dilengkapi dengan empat fitur utama yang sangat membantu orang tua untuk melakukan pemantauan tumbuh kembang anak. Fitur-fitur utama LANGKAH antara lain adalah:
1. Fitur Pertumbuhan: LANGKAH menyediakan fitur yang memungkinkan orang tua untuk melakukan pemantauan pertumbuhan fisik anak secara terintegrasi. Orang tua dapat memasukkan informasi pertumbuhan anak seperti tinggi badan, berat badan, umur anak, dan jenis kelamin anak untuk mengetahui apakah pertumbuhan anak normal atau mengalami masalah.
2. Fitur Perkembangan: LANGKAH memungkinkan orang tua untuk melakukan pemantauan perkembangan anak secara psikologis. Pemantauan ini dapat dilakukan di dalam aplikasi dengan mencentang tugas-tugas perkembangan anak yang telah dijelaskan di Fitur Perkembangan.
3. Fitur Resep Isi Piringku: LANGKAH memudahkan orang tua untuk mengatur makanan bergizi yang bisa diberikan kepada anak sesuai umurnya. Fitur Resep Isi Piringku memungkinkan orang tua untuk memberikan variasi menu makanan bergizi kepada anaknya.
4. Fitur Hubungkan ke Ahli: LANGKAH memberikan kesempatan kepada orang tua untuk melakukan konseling dengan ahli ketika memiliki pertanyaan terkait tumbuh kembang anak balitanya. Untuk Fitur Hubungkan ke Ahli, LANGKAH telah bekerja sama dengan ahli psikologi perkembangan anak dan ahli gizi yang telah berpengalaman.
Program ini mendapatkan respon positif dari masyarakat yang berpartisipasi aktif dalam kegiatan. “Aplikasi ini sangat membantu kami sebagai orang tua untuk melakukan pemantauan pertumbuhan anak-anak kami. Ini memberikan pengetahuan baru bagi kami, terutama fitur Hubungkan ke Ahli yang mempermudah proses konseling dengan ahli yang berpengalaman,” ujar salah satu Ibu yang menjadi partisipan.
Adanya pelatihan penggunaan LANGKAH ini diharapkan dapat menurunkan angka stunting di Desa Pare. Selain pelatihan penggunaan aplikasi, Mahasiswa KKN UNDIP juga memberikan leaflet dan poster kepada ibu-ibu partisipan yang berisikan tata cara penggunaan aplikasi LANGKAH. Selain itu, untuk meningkatkan pengetahuan partisipan, diberikan juga booklet yang berisi tentang informasi tumbuh kembang anak dan cara memaksimalkannya berdasarkan pada salah satu teori psikologi yang berfokus pada perkembangan anak.
Penulis: Eli Amalia
Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro
Dosen Pembimbing Lapangan: Pratamaningtyas Anggraini, S.T., M.T.
Lokasi KKN: Desa Pare, Kecamatan Mondokan, Kabupaten Sragen
#KKNUndipTim2
#p2kknUndip
#LPPMUndip
#Undip