27.4 C
Jakarta
Senin, Januari 18, 2021

Ditolak warga, Kapolsek Pangkajene Bersama Danramil Gali kubur jenazah covid

PANGKEP, JURNALPOST – Penolakan terhadap pemakaman jenazah pasien positif Covid-19 terjadi di sejumlah daerah. Masyarakat diharapkan tidak lagi menyikapi suatu masalah dengan kekhawatiran yang berlebihan, karena semua sudah ditangani sesuai dengan prosedur kesehatan dan penanganan jenazah pun pasti sudah sesuai dengan protokol medis yang ada dan dilaksanakan oleh pihak-pihak yang terlatih dan bewenang untuk melakukan pengurusan jenzah positif virus corona tersebut.

Seperti baru-baru ini terjadi penolakan pemakaman jenazah Covid-19 yang rencananya di perkuburan Bonto Rihu Ditolak oleh sebahagian warga Minasatene (8/1/2021).

Kapolsek Pangkajene, bersama Danramil Pangkajene segera mengambil tindakan melakukan penggalian di Pekuburan Bonto Kammisi. Setelah sebelumnya ditolak di Pekuburan Bonto Riu.

Aparat gabungan TNI-Polri memimpin langsung penggalian salah satu warga yang meninggal dunia akibat Covid-19. Penguburan itu dilakukan di Pekuburan Bonto Kammisi, Kelurahan Pabundukang, Sabtu dini hari (9/1/2021).

“Ditolak warga Minasatene, di perkuburan Bonto Rio, sehingga kita turun dengan didukung Forkopincam ambil tindakan menguburkan diperkuburan Bonto Kamisi Kelurahan Pabuddukan Kecamatan Pangkajene,” ujarnya.

Terjadinya penolakan penguburan terhadap jenzah positif virus corona yang saat ini terjadi salah satunya adalah dikarenakan adanya rasa ketakutan dan kekhawatiran yang berlebih, sebagian masyarakat yakin kalau virus corona yang ada dalam tubuh jenazah tersebut akan menular.

Kekhawatiran akan penularan virus corona dalam kondisi saat ini merupakan suatu yang wajar terjadi, akan tetapi jangan sampai kekhawatiran tersebut justru membuat dan menambah keprihatinan semua orang dalam perjuangan melawan virus corona tersebut. Untuk masyarakat yang menolak pemakaman atau penguburan jenazah yang terpapar virus corona untuk berpikir jernih dan bagaimana rasa kemanusiaannya, apakah pernah berpikir kalau hal itu terjadi pada keluarganya dan kemudian diperlakukan sama. (*)

Berita terbaru

Berita Menarik Lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini