27.2 C
Jakarta
Jumat, Februari 26, 2021

Cegah Penyebaran Covid-19, Mahasiswa Pratikum Ilmu Kesejahteraan Sosial Fisip USU Lakukan Sosialisasi Patuh 3M di Era New Normal

JURNALPOST – Covid-19 adalah jenis penyakit baru yang disebabkan oleh virus dari golongan coronavirus, yaitu sars-cov-2 atau lebih dikenal dengan virus corona yang sudah memasuki Indonesia sejak Maret 2020. Penyebarannya begitu cepat sehingga pemerintah membuat kebijakan-kebijakan demi memutus mata rantai penyebaran virus ini. Ada banyak upaya yang dilakukan seperti halnya membuat peraturan psbb(pembatasan sosial berskala besar) di daerah-daerah yang dianggap berpotensi terjadi percepatan penyebaran covid-19. Tak hanya itu,pemerintah juga membuat sebuah jargon 3M yaitu memakai masker,mencuci tangan dan menjaga jarak di era new normal

Maka dari itu,seorang mahasiswi praktikum dari Departemen Ilmu Kesejahteraan Sosial FISIP USU yang bernama Rebekha Prisilia Sebayang dengan supervisor sekolah yang bernama DR. Bengkel Ginting,M.Si membuat sebuah inovasi dengan mengadakan suatu kegiatan yang melibatkan bapak dan ibu kepling dan pegawai yang ada di Kelurahan Padang Bulan Kecamatan Medan Baru. Kegiatan tersebut diadakan pada hari Senin,19 Oktober 2020.

Kegiatan ini mengikuti protokol kesehatan. Dimana setiap peserta yang hadir terlebih dahulu di semprotkan cairan hand-sanitizer dan di haruskan menggunakan masker sepanjang kegiatan berlangsung. Tak cukup hanya sampai disitu,kuota peserta yang dapat hadir dibatasi jumlahnya sebanyak 15 orang dengan memperhatikan jarak antara peserta satu dengan peserta yang lainnya.

“Memilih mensosialisasikan kepada bapak dan ibu kepling,dikarenakan mereka adalah pihak yang paling dekat dengan masyarakat. Bapak dan ibu keplinglah pihak yang lebih sering berinteraksi dengan warga yang ada di lingkungan mereka. Dan pun bapak dan ibu kepling diharapkan mampu menjadi role-model kepada masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan di era new normal” dijelaskan Mahasiswi Semester 7 ini.

Materi yang disampaikan mengenai cara penyebaran,cara penularan dan cara pencegahan virus corona. Tidak hanya melalui slide presentasi,kegiatan ini juga disuguhkan dengan cuplikan video singkat munculnya virus ini ke Indonesia dan persentase virus yang semakin hari semakin berkembang pesat. Pada kegiatan ini juga diadakan sesi tanya jawab. Dan terdapat 4 pertanyaan yang dilontarkan seputaran materi yang disajikan.

Sebelum hari H,mahasiswi ini juga mempersiapkan souvenir yang akan dibagikan setelah kegiatan. Souvenir ini berisiakan sebuah masker medis dan sebotol sabun pencuci tangan yang kemudian dibagikan kepada peserta yang hadir.

Sepanjang saya melakukan assessment saya melihat perubahan yang lumayan. Dimana saya melihat tingkat kesadaran yang cukup membaik dimana bapak dan ibu kepling dan pegawai kelurahan sudah mampu mengikuti protokol kesehatan sebagai contoh kecil memakai masker dan menyemprotkan cairan hand-sanitizer.

Berita terbaru

Berita Menarik Lainnya

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini