27.7 C
Jakarta
Minggu, Januari 17, 2021

Aliansi Mahasiswa Semarang Bantu Korban Banjir Kemranjen

Banyumas, Jurnalpost – Sejak 26 Oktober 2020 beberapa wilayah di Kabupaten Banyumas dan Cilacap terendam banjir, salah satunya kecamatan Kemranjen Kabupaten Banyumas. Aliansi Mahasiswa Semarang yang berasal dari Kabupaten Banyumas, Banjarnegara, dan Purbalingga mengadakan open donasi dan aksi galang dana guna membantu korban banjir Kemranjen.

Open donasi untuk korban banjir Kemranjen dibuka mulai 27 Oktober 2020 hingga 2 November 2020 oleh Aliansi Mahasiswa Semarang. Aliansi Mahasiswa Semarang berasal dari tiga organisasi daerah (orda) di Universitas Semarang.

Orda Iwakmas dari Universitas Diponegoro, Gama Satria dari Universitas Negeri Semarang (UNNES), dan KMB Serulingmas dari UIN Walisongo Semarang. Banjir menyebabkan jalan desa Sirau sulit untuk dilewati kendaraan baik roda dua maupun empat, karena air menggenangi jalan desa yang berdekatan dengan sawah para warga.

Pemberian bantuan kepada korban banjir berupa bahan makanan, buah-buahan, obat-obatan serta alat kebersihan. Pemberian bantuan dilaksanakan selama tiga hari berturut turut. Pertama pada Sabtu (31/10), Minggu (01/11) dan berakhir pada Senin (02/11). Pada Sabtu (31/10) Aliansi Mahasiswa Semarang melakukan aksi galang dana di perempatan Buntu mulai pukul 11.00 WIB sampai 11.30 WIB, serta terjun langsung ke posko pengungsian.

Terdapat dua lokasi posko pengungsian yaitu Posko MI Fathul Ulum Sirau dan Posko Masjid Baitun Ni’mah RT 04 RW 08 Desa Sirau. Sementara untuk relawan bertempat di kediaman Bapak Ngizudin warga RT 04 RW 08. Pada Sabtu (31/10) Aliansi Mahasiswa Semarang selain mengadakan galang dana, mereka juga memberikan sosialisasi kepada korban banjir mengenai kesehatan serta menghibur anak-anak yang ikut mengungsi.

Pada Minggu ( 01/11) para mahasiswa memberikan bantuan berupa bahan makanan, obat-obatan serta alat kebersihan kepada para pengungsi. Selain penyerahan bantuan, para mahasiswa juga melakukan bersih-bersih di beberapa rumah yang sudah tidak tergenang air.

Kegiatan bersih bersih berlangsung selama dua jam, sejak pukul 14.00 WIB hingga 16.00 WIB. Pemberian bantuan tahap ketiga dilakukan pada Senin (02/11) dengan pemberian buah-buahan serta pengadaan kuis bagi anak-anak korban banjir.

“Open donasi dan galang dana diadakan sebagai bentuk kepedulian kita terhadap sesama. Walaupun kita belum bisa membantu dengan dana, kita bisa memberi bantuan berupa tenaga. Setidaknya kita bisa menjembatani orang-orang yang ingin memberikan bantuan, ” ujar Willy selaku ketua umum KMB Serulingmas.

Sekitar 20 mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Semarang terjun langsung ke wilayah banjir Kemranjen. Ngizudin selaku warga Desa Sirau mengungkapkan bahwa mereka merasa sangat terbantu dengan kedatangan para mahasiswa.

“Terimakasih sudah membantu kami, baik berupa tenaga maupun lainnya, terimakasih karena peduli dengan kami, kedatangan kalian sangat membantu kami” ujarnya.

Penulis : Dini Eka Saputri, Mahasiswi KKN RDR 75 UIN Walisongo Semarang

Berita terbaru

Berita Menarik Lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini